Tata Cara Wudhu Lengkap Dengan Doanya

By | July 19, 2019

Assalamualaikum sobat muslim di manapun anda berada jumpa lagi dengan kami Caranya.co yang akan membahas bab wudhu, semoga artikel tata cara berwudhu lengkap dengan doanya ini bermanfaat bagi kita semua terlebih kami sebagai admin caranya.co ini sendiri, di sini kami hanya memberikan informasi mengenai cara sah berwudhu dengan benar tanpa rasa menggurui maupun merasa cukup ilmu mengetahui tentang cara berwudhu yang benar, info yang kami tulis ini dari berbagai sumber salah satunya yaitu NU Online dan portal islam lainnya.

Wudhu adalah salah satu aktifitas yang di lakukan oleh semua umat islam untuk membersihkan hadast / najis dan cara membersihkan hadast kecil menggunakan air, lebih tepatnya berwudhu / wudhu ini di lakukan jika hendak sholat wajib maupun sholat sunnah, perlu anda ketahui jika di sesuatu daerah kekeringan dan tidak ada air bisa mengganti wudhu ini dengan melakukan tayamum dengan media debu, ada pun cara-cara wudhu tayamum nanti akan kami bahas setelah sesi terakir setelah membahas bab tata cara wudhu berserta doanya.

Apa Arti ‘Wudhu’ Itu?

Penjelasan Tentang Wudhu dan Pengertiannya

Sebelum kita melakukan wudhu dengan benar berserta doa niat wudhu dan juga doa setelah wudhu, ada baiknya kita bersama belajar mengerti apa sih wudhu itu? wudhu adalah salah satu cara menghilangkan hadats yaitu hadast kecil, kesimpulannya wudhu adalah untuk membersihkan diri atau mensucikan diri dari hadast kecil sebelum melaksanakan ibadah wajib maupun sunnah.
Ini adalah salah contoh perintah untuk melaksanakan wudhu sebelum melakukan sholat yang terdapat pada surah Al-Maidah ayat 6:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ

Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki.”

Dengan adanya ayat tersebut, Fakhruddin Ar-Razi dalam Mafatihul Ghaib-nya mengatakan bahwa perintah shalat sangat berkaitan erat dengan wudhu. Salah satu pendapat yang dikutip Ar-Razy mengatakan bahwa wajib bersuci (dengan wudhu) saat akan melaksanakan shalat. Jika tidak ada air maka boleh dilaksanakan dengan tayamum, yakni dengan debu. Sumber : NU-Online

Pengertian Wudhu

Tata Cara Wudhu Lengkap Dengan Doanya

Di tarik kesimpulan wudhu adalah salah satu syrat sahnya suatu ibadah ( Sholat) jika tidak mensucikan tubuh kita dari najis / hadast, sholat yang kita kerjakan akan sia-sia atau tidak sah, dari situ pentingnya wajib wudhu dalam hal beribadah untuk menghadap Allah SWT, jika di suatau daerah atau tempat tidak terdapat air anda bisa menggantikan wudhu yang tadinya menggunakan air bersih bisa di ganti dengan menggunakan debu (Tayamum).

Doa Niat Sebelum Wudhu

Doa Sebelum Wudhu

Sebelum melakukan wudhu anda di haruskan membaca doa niat berwudhu, untuk bacaan niat wudhu ini bacaannya sebagai berikut

Bacaan Niat Wudhu Bahasa Arab

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَلِرَفْعِ الْحَدَثِ الْاَصْغَرِفَرْضًالِلّٰهِ تَعَالٰى

Bacaan Niat Wudhu Latin

“Nawaitul wudhuu-a liraf’ll hadatsil ashghari fardhal lilaahi ta’aalaa”

Arti Bacaan Niat Wudhu

“Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah.”

(Rukun Wudhu) Tata Cara Wudhu Dengan Benar

Panduan Cara Berwudhu Lengkap Dengan DoanyaBagi Pemula

Rukun wudhu suatu hal yang harus dilakukan, jika tidak di lakukan hukumnya tidak sah, dan ibadah yang akan kita kerjakan sia-sia, berikut ini beberapa tata cara berwudhu:

  1. Membasuh Telapak Tangan tiga kali
  2. Berkumur sebanyak tiga kali
  3. Membasuh hidung secara menyeluruh sebanyak tiga kali
  4. Membasuh seluruh permukaan wajah hingga rata sebanyak tiga kali
  5. membasuh kedua tangan sebanyak tiga kali, lakukan dari tangan kanan terlebih dahulu
  6. Membasuh kepala mulai dari ubun-ubun samapi ujung kening sebanyak tiga kali
  7. Membasuh kedua telinga secara menyeluruh dan merata sebanyak tiga kali
  8. Membasuh kaki merata sampai mata kaki mulai dari kaki kanan dan di lanjutkan kaki kiri

Doa Setelah Wudhu

Doa Setelah Wudhu Latin Dan Bahasa Arab

اَشْهَدُ اَنْ لاَّ اِلَهَ اِلاَّالله وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدَ الرَّسُولُ الله اَللهُمَّ جْعَلْنِى مِنَ التَّوَّبِيْنَ وَجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِرِ يْنْ وَجْعَلْنِى مِنْ عِبَادِكَ الصَّلِحِيْنْ

Doa Setelah Wudhu Latin

“Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa Rasuuluhu. Allahumma j’alnii minat tawwabiina, waj’alnii minal mutathahiriina waj’alnii min ‘ibaadikash shalihiina.”

Arti Doa Setelah Berwudhu

“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, tiada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu hamba dan utusanNya. Ya Allah! Jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci dan jadikanlah aku bagian dari hamba-hamba-Mu yang sholeh.”

4 Macam Air dan Hukumnya untuk Wudhu (Bersuci)

Jeis Air Yang Di Pakai Untuk Wudhu

  • Air Suci Dan Menyucikan
Air suci dan menyucikan artinya dzat air tersebut suci dan bisa digunakan untuk bersuci. Air ini oleh para ulama fiqih disebut dengan air mutlak. Menurut Ibnu Qasim Al-Ghazi ada 7 (tujuh) macam air yang termasuk dalam kategori ini. Beliau mengatakan:
المياه التي يجوز التطهير بها سبع مياه: ماء السماء، وماء البحر، وماء النهر، وماء البئر، وماء العين, وماء الثلج، وماء البرد
“Air yang dapat digunakan untuk bersuci ada tujuh macam, yakni air hujan, air laut, air sungai, air sumur, air mata air, dan air salju, dan air dari hasil hujan es.“
  • Air Musyammas

Air Musyammas adalah air yang di panaskan dengan menggunakan wadah dari logam besi maupun tembaga di saat terik teriknya matahari, hukum berwudhu menggunakan air ini suci menyucikan, jika masih dengan keadaan panas air ini hukumnya makruh bila ingin di gunakan, gunakanlah jika suhu air sudah dingin dan bisa di pakai bersuci lagi, jika ingin berwudhu dengan menggunakan air ini lebih baik menunggu hingga dingin kembali.

  • Air Suci Tapi Tidak Menyucikan

Ada dua katagori air seperti ini yaitu air musta’mal dan air mutaghayar

Untuk air musta’mal ini sendiri air yang telah di gunakan untuk bersuci, air musta’mal ini juga tidak bisa di gunakan apabila air ini tidak mencapai hingga dua qullah, jika volume air sampai atau lebih dari dua qullah tidak lagi di sebut dengan air musta’mal dan bisa di pastikan bisa untuk bersuci / berwudhu.

Contoh jika sebuah masjid memiliki bak air 2 x 2 meter persegi, sedangkan bak dengan ukuran itu penuh dengan air, setelah itu ada tiap tiap orang datang untuk berwudhu dan langsung memasukan anggota tubuhnya ke dalam air bak dengan tanpa menciduk air dalam bak itu sendiri, air di dalam bak itu masih di hukumi suci dan menyucikan.

Akan tetapi jika air pada bak tersebut kurang dari dua qullah, walaupun air di dalam bak itu cukup besar, maka air dalam bak pada bak itu menjadi air musta’mal, dan tidak bisa lagi di pakai untuk bersuci, hanya saja dzat air pada bak itu masih dihukumi suci akan tetapi bisa di pakai untuk hal hal yang lainnya, selain menghilangkan najis dan hadast

  • Air Mutanajis

Pengertian air mutanajis yaitu air yang sudah terkena barang najis, yang volumenya kurang dari dua qullah ataupun mencapai sampai dua qullah dan bisa juga lebih dari dua qullah, biasanya air ini bisa di lihat dan di rasa dari bau, warna karena terkena najis, jika air sedikit saja terkena najis, secara otomatis air tersebut air mutanajis walaupun tidak ada perubahan pada sifat air tersebut, air mutanajis ini tidak bisa di gunkanan untuk bersuci, Wallahu A’lam.

Syarat – Syarat Wudhu Sah

Syarat Berwudhu

  • Menggunakan air suci untuk berwudhu.

إِنَّ الْمَاءَ طَهُورٌ لاَ يُنَجِّسُهُ شَىْءٌ

“Sesungguhnya air itu suci, tidak ada yang dapat menajiskannya.”(HR. Tirmidzi)

  • Air yang digunakan adalah air halal dan bukan air curian.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil…”(QS. An Nisa : 29)

  • Membersihkan benda-benda yang dapat menghalangi air menyentuh kulit, seperti cat kuku dll.

أَنَّ رَجُلًا تَوَضَّأَ فَتَرَكَ مَوْضِعَ ظُفُرٍ عَلَى قَدَمِهِ فَأَبْصَرَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَقَالَ : ارْجِعْ فَأَحْسِنْ وُضُوءَكَ ، فَرَجَعَ ثُمَّ صَلَّى

“Ada seseorang yang berwudhu dan meninggalkan satu tempat di kakinya (tidak dibasuh), kemudian Nabi sallallahu’aalihi wa salam melihatnya, maka beliau bersabda, “Kembali dan perbaiki wudhu anda, maka dia kembali kemudian dia shalat.”(HR. Muslim)

Sumber : wahdah.or.id

Demikan sedikit informasi mengenai tata cara wudhu dengan benar dan sedikit ulasan mengenai pengertian wudhu hingga doa setelah wudhu, dengan melakukan tata tertib berwudhu ini kita akan lebih khusuk dalam melakukan ibadah sholat wajib (5 waktu), sholat sunnah lainnya yaitu sholat taubat, sholat tahajud dan sholat dhuha, anda bisa juga membaca doa mustajabah sholat dhuha di artikel kami sebelumnya, semoga artikel ini bermanfaa bagi anda semua. Aamiin…, sekian informasi dari kami semoga Allah SWT selalu memberikan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan kita dan mempermudah segala urusan kita, Insyallah,,, Aamiin…